Posts

Showing posts from May, 2020

waktu yang tak terbatas

kazumi keiko; Garis paras yang merentas sebercak titik sumringah  Bidikan binar yang anggun nan megah Siapa kau anak panah yang siap terarah?   Aku merenung bak sebuah lukisan patung Tersenyum kagum mendengar cuitan burung,  Langitnya tidak lagi begitu mendung ,  Jiwa nya tak lagi berada didalam kurung,   Titik garis bagian bibir yang manis Nan tipis,  Kau mengajakku bermain dengan barisan syair yang tak begitu puitis Kau menarikku kedalam sebuah alunan yang berjajar dengan tuan tuan,  yang memiliki sebuah kehormatan atas nama kekuasaan juga segala keadaan,   baik ,  kurungkan niatku untuk segera melawan barisan yang tak bisa ku jelaskan, sebab aku adalah mahluk tuhan yang tak mungkin menang hanya dengan bermodalkan rupawan , ataupun sebuah ketenangan, tapi sedikit saja kau harus tau tentang sebuah kebenaran  ada beberapa harapan, yang perlahan sedang kuwujudkan, memalui sebuah tulisan, atau sebuah rangkaian yang sulit kau artikan.. ...

terserah dalam resah

Apa puisi puisi ini akan mati, Ditelan beberapa prinsip yang dikategorikan patah hati? Mencintaimu dengan jarak membuatku terkadang meludahi diri sendiri, Memaki pada apa yang tak pernah terjadi..   Sandi sandi sering salah, Otak otak yang jago dalam menterjemah Tanpa mengikuti aturan yang   benar maupun salah,     Ini kutulis bukan dari siapa untuk siapa, Tapi padaku dariku ,   Lelah berbicara pada sebuah suasana, Beberapa alasan yang menjadi sebuah duga, Atau Hidupnya angka dilema, Dan mungkin lahirnya rasa tak percaya.   Cinta memang apalah bila ku kritik sarankan, Aku berperan pada sebuah putaran putaran Pusat Yang nyatanya sedang berjalan dalam setiap kehidupan, Siapa nama yang sedang ia bicarakan?   Bukan kah terlalu menjadi pusat perhatian, Yang ia jadikan sebuah kehangatan, Juga perdebatan,   dalam setiap tulisan?     Pusat pusat semesta berpacu pada nya , Kata katanya san...